Bahaya Kanker serviks (obatnya)

Bahaya Kanker serviks (obatnya)

kanker bisa membunuhmu
awas bahaya kanker serviks

Zaman yang modern seperti sekarang ini banyak hal dapat diketahui termasuk data mengenai berbagai macam penyakit. Belakangan ini terdapat begitu banyak penyakit yang menyerang siapa saja baik itu laki-laki maupun perempuan. Sebenarnya ada beberapa penyakit yang khusus menyerang kaum hawa dari pada kaum laki-laki, penyakit tersebut  salah satunya kanker serviks. Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang termasuk kategori penyakit ganas dan berbahaya. selain itu jumlah pasien yang terkena kanker serviks cukup banyak. Berdasarkan data dari departemen kesehatan diperkirakan 100 per 100.000 penduduk pertahun (yatim, 2005). Selain itu kanker terbanyak berkonsentrasi di  pulau jawa yaitu sekitar 89,48 % (tresna, 2009).

Penyakit kanker pada wanita umumnya dapat terjadi karena tidak memperhatikan kebersihan reproduksi , mengonsumsi makanan siap saji dan enggan melakukan pemeriksaan secara rutin. Tanpa disadari kanker tersebut terus berkembang dan sudah memasuki stadium lanjut. Maka dari itu perlu penanganan cepat, jika dibiarkan begitu saja akan sangat membahayakan bahkan beresiko kematian. Berdasarkan pendapat yang dikemukakan oleh ahli bernama longo pada tahun 2009 ia mengatakan bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker terbanyak kedua pada wanita yang menjadi penyebab kematian setelah penyakit kardio vaskuler.

Kanker serviks sangat berpeluang besar pada wanita yang telah melakukan hubungan sex. Maka dari itu perlunya meninggalkan hubungan sex bebas. Sedangkan bagi yang telah berumah tangga hendaknya memberikan pemahaman bagi pasangan terutama suami agar istrinya diperbolehkan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin. Data dilapangan banyak kasus kanker serviks karena suami tidak mengizinkan istrinya untuk melakukan pemeriksaan. Hal tersebut berdasarkan data penelitian yang telah dilakukan oleh shevrin pada tahun 2008, ia mengatakan bahwa pengetahuan pasangan tentang kanker payudara dan serviks mempengaruhi dukungan terhadap wanita untuk melakukan skrining. Pemeriksaan ini bukan sekali seumur hidup, melainkan dilakukan rutin tiap tahun sampai usia 70 tahun (ocvyanti, 2009).

Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah ataupun mengobati penyakit kanker. Salah satunya dengan pap smear, VIA serta mengonsumsi beras merah (grosir beras merah). Beras merah memiliki kandungan gizi bernama antosianin yang mampu melawan penyakit kanker. Menutut kamei pada tahun 1995 antosianin memiliki manfaat sebagai anti kanker.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *