Ilmuan sains perempuan (Katsuko Saruhashi)

Ilmuan sains perempuan (Katsuko Saruhashi)

ilmu dan sains
ilmuan Mendunia (Katsuko Saruhashi)

Dahulu kaya peran wanita tidak begitu besar karena masih adanya kepercayaan bahwa wanita hanya bertugas di rumah. Sedangkan peran laki-laki begitu besar dan memiliki banyak kesempatan yang bisa diraih. Sedangkan perempuan tidak demikian, kemudian dari keprihatikan itu muncul sosok yang saat ini menjadi ilmuan yang bernama katsuko surahashi peneliti asl jepang.

Katsuko surahashi lahir di tokyo 22 maret 1920 dan meninggal di tokyo saat berusia 87 tahun. Saat usianya masih muda ia sering kali melihat perbedaan status antara lai-laki dan perempuan terutama dalam sains dan teknologi. Maka dari itu ia berharap nantinya bisa merubah hal itu, salah satunya ia buktikan dengan menunjukan prestasi yang gemilang dalam sains dan teknologi terutama di jepang.

Karir katsuko surahashi sangat cemerlang dan memiliki berbagai terobosan baru dalam dunia sains dan pengetahuan. Diantaranya ia menjadi perempuan pertama yang mendapatkan gelar doktor kimia dari university of tokyo. Kemudian menjadi perempuan pertama sebagai anggota dewan ilmu pengetahuan jepang (the science council of japan). Selain itu, ia pernah mendapat penghargaan sebagai ilmuan perempuan miyake prize dalam hal geokimia di tahun 1985.

Ada beberapa terobosan yang telah dilakukan oleh katsuko surahashi yakni surahashi’s table mengenai cara menentukan konsentrasi asam karbonat di dalam air. Sumbnagnnya yang satu ini menjadikan kontribusinya dalam ilmu kelautan yang sangat bermanfaat diseluruh dunia. penghargaan selanjutnya berupa melacak jatuhnya radioaktif (nuklir) yang melintas diatas samudra. Serta memberikan informasi mengenai dampak yang dihasilkan aktifitas nuklir tersebut. Terakhir bernama surahashi prize, merupakan pemberian hadiah dari surahashi pada peneliti perempuan di jepang agar senantiasa mendalami dan terus belajar sains untuk kebaikan banyak orang.

Keinginan surahashi agar perempuan memiliki kesetaraan dengan laki-laki dalam sains saat ini telah tercapai. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknay bermunculan ilmuan wanita yang berkontribusi pada ilmu pengetahuan dan sains. Surahashi memiliki didikasi tinggi dan layak menjadi salah satu orang yang perlu dicontoh oleh generasi muda untuk berkontribusi pada bangsa dan bermanfaat bagi orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *